Jambore Nasional Film Desa Dorong Perfilman Menjadi Bagian dari Ekonomi Kreatif Desa

Karanganyar – Jambore Nasional Film Desa 2026 menjadi ruang pertemuan bagi komunitas film, mahasiswa, akademisi, pemerintah, dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan perfilman berbasis desa. Kegiatan yang berlangsung pada 26–29 Agustus 2026 di Karanganyar ini diinisiasi oleh Komunitas Film Karang (Kofika) dengan dukungan pembiayaan dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), serta melibatkan berbagai pihak, termasuk Tiga Serangkai University (TSU) dan Lembaga Sensor Film (LSF).

Jambore tersebut menjadi bagian dari perjalanan Kofika yang berdiri sejak 2021 dan berkembang dari kegiatan pendampingan mahasiswa Program Studi Film dan Televisi ISI Surakarta menjadi wadah bagi anak-anak muda Desa Karang untuk belajar dan memproduksi film. Dalam penyelenggaraan tahun ini, jejaring kegiatan diperluas dengan menghadirkan filmmaker dan komunitas film dari berbagai daerah, termasuk Sumbawa, Polewali Mandar, Jambi, Papua, Kalimantan, dan Sulawesi.

Selama kegiatan, peserta mengikuti beragam agenda, mulai dari workshop, forum bersama lembaga pemerintah dan akademisi, Focus Group Discussion (FGD) di sejumlah desa, master class penulisan skenario, workshop editing dan drone, hingga pemutaran film melalui program “Layar Desa”. Rangkaian tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan pengalaman pegiat film dengan perspektif akademik sekaligus menggali cerita, potensi, dan persoalan yang berkembang di desa.

Lebih dari sekadar produksi film, Jambore Nasional Film Desa membawa misi untuk mendorong perfilman menjadi bagian dari pengembangan ekonomi kreatif di tingkat desa. Dr. Sutanto, DEA, dari TSU yang menjadi salah satu pengisi workshop, menilai desa memiliki narasi dan story yang dapat dikemas menjadi film untuk mengangkat potensi sekaligus menyampaikan persoalan desa kepada masyarakat luas. Menurutnya, perguruan tinggi juga dapat berperan dalam mendampingi proses tersebut agar pembelajaran dan produksi film di desa berjalan lebih terstruktur.

“Desa itu sebenarnya punya narasi, desa itu sebenarnya punya story. Ketika bisa mengemas dengan baik narasi itu, story itu menjadi sebuah cerita dan dikemas menjadi sebuah film, maka itu yang sebenarnya akan mampu mengangkat potensi desa,” ujar Dr. Sutanto.

Keterlibatan TSU juga diperkuat dengan kehadiran empat mahasiswa sebagai volunteer dalam kepanitiaan. Salah satunya Naqa Arjuna Suswanto, mahasiswa semester 3 Program Studi DKV TSU yang bergabung dalam divisi Publikasi, Dokumentasi, dan Desain (PDD). Selain mengembangkan kemampuan desain, fotografi, dan videografi, Juna mendapat pengalaman berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah serta mendokumentasikan kegiatan yang melibatkan lebih dari 30 desa.

“Keterlibatan kita dalam acara ini seru dan menantang, karena kita di divisi PDD yang membuat semua dengan ide dan konsep sendiri tanpa meniru desain orang lain,” ungkap Juna.

Melalui Jambore Nasional Film Desa 2026, Kofika mendorong terbentuknya ekosistem “Gotong Royong Film” yang mempertemukan komunitas, desa, perguruan tinggi, pemerintah, dan industri. Rekomendasi hasil kegiatan juga akan disampaikan kepada Direktorat Jenderal terkait di Kemendes PDT sebagai upaya membuka ruang kebijakan bagi pengembangan perfilman desa, sehingga film dapat terus berkembang sebagai ruang kreativitas, pemberdayaan masyarakat, promosi potensi lokal, sekaligus bagian dari ekonomi kreatif desa.

PENGUMUMAN PENUTUPAN LOWONGAN DOSEN

Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pelamar yang telah menunjukkan minat dan antusiasme dalam mengikuti proses rekrutmen dosen di Tiga Serangkai University.

 

Dengan ini kami informasikan bahwa lowongan untuk posisi Dosen di produ terkait resmi ditutup per tanggal Rabu, 18 Juni 2025. Seluruh lamaran yang telah masuk akan segera diproses sesuai dengan tahapan seleksi yang telah ditentukan.

Bagi pelamar yang lolos ke tahap berikutnya, informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui email atau kontak resmi yang telah dicantumkan pada berkas lamaran.

 

Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kepercayaan Anda kepada Tiga Serangkai University.

 

Best Regards,
Tiga Serangkai University