Mahasiswa TSU Raih Juara 1 National Business Plan Competition Nexbition 2026 Lewat Inovasi Navifish Pro

Surakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Tiga Serangkai University (TSU). Tim lintas program studi yang terdiri atas Natan Alexsandria (Sistem Informasi) sebagai ketua tim, Hudzaifah (Sistem Informasi), Khumaira Nabila Hanifa (Manajemen), dan Azka Aulia Syahidati (PGSD) berhasil meraih Juara 1 dalam National Business Plan Competition Nexbition 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS). Keberhasilan tersebut diraih melalui inovasi Navifish Pro, sebuah sistem navigasi dan keselamatan berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk membantu meningkatkan keselamatan dan produktivitas nelayan tradisional.
Kompetisi diawali dengan seleksi Business Model Canvas (BMC), dilanjutkan dengan penyusunan proposal inovasi, hingga babak final berupa presentasi pitch deck. Seluruh tahapan tersebut berhasil dilalui tim TSU hingga akhirnya dinobatkan sebagai juara pertama. Ketua tim, Natan Alexsandria, menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam kompetisi ini bertujuan untuk menguji kelayakan inovasi yang sebelumnya telah dikembangkan bersama tim engineer di bawah naungan Tentang Project serta mendapatkan masukan untuk pengembangan produk di bidang bisnis maritim. Proses penyusunan BMC dan proposal masing-masing memerlukan waktu sekitar dua minggu sebelum akhirnya dipresentasikan di hadapan dewan juri.
Navifish Pro dikembangkan sebagai solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi nelayan tradisional, mulai dari tingginya risiko kecelakaan saat melaut hingga keterbatasan akses terhadap perangkat navigasi yang terjangkau. Inovasi ini mengintegrasikan perangkat IoT berbasis GPS, tombol darurat (SOS), aplikasi Android, serta Command Center Dashboard yang memungkinkan pemantauan posisi kapal secara real-time dari daratan. Selain meningkatkan aspek keselamatan, Navifish Pro juga dirancang untuk membantu nelayan bekerja lebih efisien melalui teknologi yang mudah digunakan dan berbiaya terjangkau.
Menurut Natan, ilmu yang diperoleh selama perkuliahan di TSU menjadi fondasi utama dalam pengembangan Navifish Pro. Kompetensi di bidang Embedded System, Internet of Things (IoT), manajemen keuangan, riset pasar, hingga kewirausahaan berhasil diintegrasikan menjadi sebuah inovasi yang memiliki nilai bisnis sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga mengakui bahwa tantangan terbesar selama persiapan lomba adalah menyatukan komunikasi antara tim engineer dan tim marketing agar seluruh anggota memiliki pemahaman yang sama terhadap sistem yang dikembangkan.
Ke depan, tim berharap Navifish Pro dapat terus dikembangkan dengan dukungan Tiga Serangkai University sebagai bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat sebelum diperluas melalui kolaborasi dengan pemerintah maupun mitra di sektor maritim. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu di TSU mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya kompetitif di tingkat nasional, tetapi juga berpotensi memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.

