Penyerahan SK Mengajar 2026 Perkuat Komitmen TSU terhadap Budaya Mutu

Surakarta — Tiga Serangkai University (TSU) menyerahkan Surat Keputusan (SK) Mengajar Tahun Akademik 2026 kepada para dosen sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pembelajaran sekaligus penguatan komitmen terhadap kualitas pendidikan. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja dosen dan memperkuat budaya mutu di lingkungan TSU.
Salah satu agenda dalam rangkaian kegiatan adalah evaluasi dan penilaian kinerja dosen berdasarkan umpan balik mahasiswa yang disampaikan melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM). Sesi evaluasi tersebut diisi oleh Ketua LPM TSU, Dr. Hasman Budiadi, S.E., M.M., yang menyampaikan pentingnya evaluasi sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas proses pembelajaran sekaligus menjadi bahan perbaikan bagi dosen.
Selain evaluasi kinerja, kegiatan juga diisi dengan arahan Rektor TSU, Dr. Eny Rahma Zaenah, S.E., M.M., mengenai Continuous Quality Improvement dan pentingnya penerapan budaya mutu secara berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan mutu tidak seharusnya dilakukan hanya ketika menghadapi kebutuhan akreditasi, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan dalam setiap proses kerja di perguruan tinggi.
Dalam paparannya, Dr. Eny menjelaskan bahwa proses peningkatan mutu dapat berjalan melalui siklus yang sejalan dengan praktik dunia industri, seperti PDCA (Plan, Do, Check, Act) dan PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Setiap program dan kegiatan perlu memiliki standar, target, metode, serta bukti pelaksanaan yang jelas sehingga hasilnya dapat diukur dan menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut.
Budaya mutu tersebut juga perlu berjalan beriringan dengan kebutuhan dunia industri. TSU tidak hanya menjadikan standar pendidikan tinggi sebagai acuan, tetapi juga terus mendorong keterhubungan antara proses pembelajaran dan kompetensi yang dibutuhkan industri. Hal ini sejalan dengan semangat TSU untuk “Melangkah Bersama Industri”, sehingga lulusan tidak hanya memiliki capaian akademik, tetapi juga pengalaman dan kompetensi yang relevan dengan dunia kerja.
Melalui penyerahan SK Mengajar, evaluasi kinerja dosen, dan penguatan budaya mutu tersebut, TSU terus membangun proses pendidikan yang dilakukan secara terukur dan berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari perjalanan TSU untuk memperkuat kualitas institusi sekaligus melangkah menuju level internasional.
