Melalui Biblioterapi, Perpustakaan TSU Dorong Literasi Emosi dan Kesadaran Kesehatan Mental

Perpustakaan Tiga Serangkai Universitas (TSU) menyelenggarakan kegiatan Bedah Buku: Kesehatan Mental dan Literasi Emosi melalui Biblioterapi pada Rabu, 10 Juni 2026 di lingkungan TSU. Kegiatan ini menjadi wadah edukatif bagi sivitas akademika untuk memahami hubungan antara aktivitas membaca dengan kesehatan mental serta pengembangan literasi emosi. Melalui pendekatan biblioterapi, peserta diajak melihat bagaimana buku dan berbagai bentuk bacaan dapat menjadi sarana refleksi diri sekaligus membantu memahami pengalaman emosional secara lebih mendalam.
Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh Gitta Annisa Vania Suganda yang merupakan dosen Program Studi Psikologi TSU. Dalam pemaparannya, peserta dikenalkan dengan konsep biblioterapi sebagai proses memahami dan mengenal diri melalui bacaan, baik berupa buku, novel, puisi, cerita pendek, maupun tulisan reflektif. Selain membahas pengertian, tujuan, dan cara kerja biblioterapi, narasumber juga menegaskan bahwa biblioterapi bukanlah pengganti layanan psikologis profesional. Oleh karena itu, seminar ini tidak ditujukan sebagai ruang terapi maupun diagnosis, melainkan sebagai ruang belajar yang aman untuk mengeksplorasi emosi, menumbuhkan empati, dan memperoleh perspektif baru melalui kegiatan membaca.
Sebagai bagian dari kegiatan, peserta melakukan bedah buku The Things You Can See Only When You Slow Down karya Haemin Sunim. Melalui berbagai kutipan dan refleksi yang terdapat dalam buku tersebut, peserta diajak merenungkan pentingnya melambat sejenak di tengah kesibukan, membangun hubungan yang lebih sehat dengan emosi, serta memahami diri sendiri dengan lebih bijak. Melalui kegiatan ini, Perpustakaan TSU berharap dapat mendorong budaya literasi yang tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di lingkungan kampus.

